GBP/USD: Politik Inggris Menjadi Sorotan Di Tengah Kurangnya Data Utama, Liburan AS

Dengan liburan AS membatasi pergerakan pasar, pasangan GBP/USD terlihat di sekitar 1,2580 saat menuju pembukaan London Kamis ini.

Baik itu Manufaktur, Konstruksi atau Jasa, pengukur aktivitas utama dari Inggris telah mengecewakan akhir-akhir ini. Hal yang sama mendukung pernyataan dovish terbaru Gubernur Bank of England (BoE).

Di sisi politik, kandidat Perdana Menteri Inggris, yaitu Boris Johnson dan Jeremy Hunt, terus muncul di berbagai kesibukan dan mengklaim lebih unggul dari yang lain.

Baru-baru ini, kedua kandidat berusaha untuk membuat gambaran yang dapat menawarkan lebih sedikit bahaya selama Brexit tanpa-kesepakatan. Namun, yang terdepan Boris Johnson tetap sengit dan berjanji akan memperpendek kepergian pemerintah untuk menghemat belanja jika ia menjadi PM.

Di sisi lain, Dolar AS (USD) tetap sebagian besar berada dalam posisi yang tidak menguntungkan vs mayoritas mitra-mitranya karena statistik suram baru-baru ini mendukung bear greenback yang mengharapkan penurunan 50 basis poin (bps) suku bunga acuan Federal Reserve AS.

Menambah pelemahan greenback adalah proteksionisme perdagangan yang dipimpin AS. Bahkan setelah menjanjikan gencatan senjata dengan China, belum ada kemajuan apa-apa sedangkan laporan Bloomberg tentang kritik AS pada permintaan Huawei melawan larangan pemerintahan Trump dapat memperburuk ketegangan ketika para pemimpin global membahas perdagangan yang dilaporkan oleh Reuters akan berlangsung selama minggu depan.

Analisis Teknis

Pasangan ini perlu melintasi area 1,2660/65 untuk bertujuan ke exponential moving average (EMA) 50-hari di 1,2748, sampai saat itu peluang pullback pasangan ini ke 1,2560 dan terendah Juni di sekitar 1,2506 tidak dapat dipungkiri.

EUR/USD: Tetap Di Bawah 1,13 Meskipun Yield AS Mencapai Terendah Baru 32-Bulan

EUR/USD terus diperdagangkan di bawah 1,13, setelah menghadapi penolakan di atas level psikologis dalam dua hari perdagangan terakhir. Spot mencatat t
Đọc thêm Previous

Menteri Brexit Inggris Barclay: Tanpa-Kesepakatan Bisa Berarti Resesi Dan Kekurangan – Sky News

The Sky News melaporkan komentar terbaru Menteri Brexit Inggris Barclay, ia memperingatkan risiko resesi jika terjadi Brexit tanpa kesepakatan. Kutipa
Đọc thêm Next