Minyak WTI kembali di atas $89,00 karena ketegangan di Timur Tengah meningkat

  • Minyak WTI diperdagangkan di atas $89,00 pada hari Senin, sekitar $3 lebih tinggi dari penutupan minggu lalu.
  • Serangan AS ke Iran dan Operasi Israel di Lebanon menimbulkan keraguan tentang gencatan senjata yang rapuh.
  • IEA telah memperingatkan bahwa cadangan minyak komersial mungkin akan habis pada pertengahan Juni.

Harga minyak mentah diperdagangkan lebih tinggi pada hari Senin, dengan barel patokan AS West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di $89,40 pada saat berita ini ditulis, hampir $3 lebih tinggi dari harga penutupan minggu lalu. Bentrokan terbaru antara AS dan Iran serta perpanjangan pendudukan Israel di Lebanon memicu kekhawatiran akan eskalasi perang lebih lanjut.

Proses perdamaian antara Washington dan Teheran masih terhenti, dengan nota kesepahaman yang masih menunggu tanda tangan Presiden AS Donald Trump sejak hari Jumat, dan ketegangan di wilayah Teluk semakin meningkat

AS mengumumkan gelombang serangan baru ke situs militer Iran, sementara otoritas Iran mengatakan bahwa mereka menargetkan sebuah pangkalan AS, dan Kuwait melaporkan intersepsi rudal dan drone bermusuhan. 

Selain itu, Israel telah meningkatkan operasinya di Lebanon, dan Presiden Benjamin Netanyahu mengumumkan serangan ke pinggiran selatan Beirut, dengan gencatan senjata yang dicapai pada bulan April masih berlaku, dan pembicaraan antara Lebanon dan Israel dijadwalkan minggu ini.

Sementara itu, lalu lintas melalui Selat Hormuz, jalur air utama untuk sekitar 20% pasokan minyak mentah global, tetap hampir terblokir. Minyak Mentah masih di bawah level kunci $100, tetapi Badan Energi Internasional (IEA) telah memperingatkan bahwa cadangan minyak komersial yang dapat diakses bisa mencapai "level stres operasional" pada pertengahan Juni, yang sangat mungkin akan mendorong harga jauh di atas level saat ini.

Pertanyaan Umum Seputar Minyak WTI

Minyak WTI adalah jenis minyak mentah yang dijual di pasar internasional. WTI adalah singkatan dari West Texas Intermediate, salah satu dari tiga jenis utama termasuk Brent dan Dubai Crude. WTI juga disebut sebagai "ringan" dan "manis" karena gravitasi dan kandungan sulfurnya yang relatif rendah. Minyak ini dianggap sebagai minyak berkualitas tinggi yang mudah dimurnikan. Minyak ini bersumber dari Amerika Serikat dan didistribusikan melalui hub Cushing, yang dianggap sebagai "Persimpangan Pipa Dunia". Minyak ini menjadi patokan untuk pasar minyak dan harga WTI sering dikutip di media.

Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga minyak WTI. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga minyak mentah WTI, karena minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.

Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.

OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota pada pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak WTI. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ mengacu pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.


HCOB Manufacturing PMI Germany untuk Mei di Atas Prakiraan (49.9): Aktual (50.1)

HCOB Manufacturing PMI Germany untuk Mei di Atas Prakiraan (49.9): Aktual (50.1)
Devamını oku Previous

M3 Money Supply (YoY) Eurozone April Keluar sebesar 2.7% di Bawah Prakiraan 3.3%

M3 Money Supply (YoY) Eurozone April Keluar sebesar 2.7% di Bawah Prakiraan 3.3%
Devamını oku Next