Pound Sterling Menguat Jelang Hasil Pemilu Inggris dan NFP AS

  • Pound Sterling berkinerja kuat terhadap Dolar AS saat pasar tenaga kerja AS kehilangan momentum.
  • Para investor memprakirakan The Fed akan mulai menurunkan suku bunga pada bulan September.
  • Para ekonom memprakirakan Partai Buruh yang dipimpin Starmer akan memperoleh mayoritas absolut.

Pound Sterling (GBP) menguat terhadap Dolar AS (USD) dan naik ke dekat 1,2760 di sesi Eropa hari ini. GBP/USD naik di tengah meningkatnya spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) AS akan menurunkan suku bunga mulai pertemuan bulan September.

Menurut FedWatch tool dari CME, data Federal Funds futures 30-hari menunjukkan bahwa probabilitas penurunan suku bunga pada bulan September telah meningkat menjadi 72,6% dari 66% yang tercatat pada minggu lalu. Ekspektasi penurunan suku bunga The Fed pada bulan September menguat setelah beberapa indikator ekonomi Amerika Serikat (AS) menunjukkan bahwa kekuatan pasar tenaga kerja tampaknya mulai memudar dan kesehatan perekonomian menjadi lesu.

Pada hari Rabu, data Ketenagakerjaan ADP AS menunjukkan bahwa permintaan tenaga kerja di sektor swasta secara tak terduga menurun pada bulan Juni karena jumlah data payrolls baru lebih rendah yaitu 150 ribu. Konsensus pasar adalah payrolls swasta sedikit lebih tinggi yaitu 160 ribu dibandingkan angka bulan Mei 157 ribu, direvisi dari 152 ribu.

Sementara itu, sektor jasa AS menutup kuartal kedua dengan catatan lemah karena Indeks Manajer Pembelian (IMP) Jasa ISM AS mengalami kontraksi pada bulan Juni. IMP Jasa ISM, pengukur pilihan untuk aktivitas sektor jasa yang menyumbang dua pertiga perekonomian, di 48,8. Angka di bawah ambang batas 50,0 dipandang sebagai kontraksi dalam aktivitas jasa. Angka tersebut merupakan yang terendah dalam empat tahun terakhir.

Ke depan, pemicu utama Dolar AS adalah data Nonfarm Payrolls (NFP) AS untuk bulan Juni, yang akan dipublikasikan pada hari Jumat. Laporan NFP akan menunjukkan permintaan tenaga kerja secara keseluruhan dan status pertumbuhan upah saat ini melalui data Pendapatan Rata-Rata Per Jam.

Intisari Penggerak Pasar Harian: Pound Sterling Menguat Lebih Jauh Terhadap Dolar AS

  • Pound Sterling (GBP) menunjukkan kinerja yang lemah terhadap mata uang utama lainnya, kecuali Dolar AS (USD) dan Franc Swiss (CHF), di sesi London hari Kamis. Prospek mata uang Inggris tampaknya tidak pasti karena pelaku pasar menjadi berhati-hati, dengan masyarakat Inggris memberikan suara mereka untuk pemilihan parlemen.
  • Ekspektasi pasar menunjukkan bahwa Partai Konservatif yang dipimpin Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak akan menderita kekalahan dari Partai Buruh yang dipimpin Keir Starmer. Partai Buruh diprakirakan akan menang dengan mayoritas mutlak, dan partainya akan berkuasa untuk pertama kalinya sejak 2010.
  • Spekulasi yang berkembang bahwa Partai Buruh akan memenangkan setidaknya 326 kursi Anggota Parlemen di Dewan Rakyat akan menguntungkan prospek jangka pendek Pound Sterling. Kasus ini akan memungkinkan mata uang Inggris untuk mengungguli mata uang lainnya di mana terdapat risiko ketidakpastian politik yang tinggi di wilayah masing-masing.
  • Di sisi kebijakan moneter, para investor memprakirakan Bank of England (BoE) akan menurunkan suku bunga mulai pertemuan bulan Agustus. Inflasi tahunan Inggris telah kembali ke target 2% BoE. Sementara itu, inflasi di sektor jasa tetap tinggi karena pertumbuhan upah stabil, sehingga membuat para pengambil kebijakan tidak menganjurkan penurunan suku bunga lebih awal.

Harga Pound Sterling Hari Ini:

Kurs Pound Inggris Hari ini

Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Pound Inggris (GBP) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Pound Inggris adalah yang terkuat melawan Dolar AS.

  GBP EUR USD JPY CAD AUD NZD CHF
GBP   -0.04% 0.05% -0.21% -0.04% -0.14% -0.17% -0.03%
EUR 0.04%   0.09% -0.17% -0.02% -0.11% -0.14% 0.03%
USD -0.05% -0.09%   -0.26% -0.10% -0.21% -0.19% -0.11%
JPY 0.21% 0.17% 0.26%   0.16% 0.04% 0.04% 0.17%
CAD 0.04% 0.02% 0.10% -0.16%   -0.11% -0.10% 0.01%
AUD 0.14% 0.11% 0.21% -0.04% 0.11%   0.01% 0.13%
NZD 0.17% 0.14% 0.19% -0.04% 0.10% -0.01%   0.12%
CHF 0.03% -0.03% 0.11% -0.17% -0.01% -0.13% -0.12%  

Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar dipilih dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding dipilih dari baris atas. Sebagai contoh, jika Anda memilih Euro dari kolom kiri dan bergerak di sepanjang garis horizontal ke Yen Jepang, persentase perubahan yang ditampilkan di dalam kotak akan menunjukkan EUR (dasar)/JPY (pembanding).

Analisis Teknikal: Pound Sterling Stabil di Atas 1,2700

Pound Sterling menguat terhadap Dolar AS setelah stabil di atas support angka bulat 1,2700. Pasangan GBP/USD bergerak lebih tinggi mendekati retracement Fibonacci 78,6% di 1,2770, yang digambarkan dari tertinggi 8 Maret di 1,2900 hingga terendah 22 April di 1,2300.

Cable naik di atas Exponential Moving Averages (EMA) 20-hari dan 50-hari masing-masing di dekat 1,2695 dan 1,2675, mengindikasikan bahwa prospek jangka pendek adalah bullish.

Relative Strength Index (RSI) 14-hari naik mendekati 60,00. Penembusan tegas di atasnya akan menggeser momentum ke arah atas.

 

 

Survei DMP BoE: Ekspektasi Inflasi oleh Perusahaan-Perusahaan Inggris Semakin Turun di Juni

Survei Panel Pengambil Keputusan/Decision Maker Panel (DMP) Bank of England (BoE) terbaru untuk bulan Juni menunjukkan pada hari Kamis bahwa “prakiraan inflasi IHK satu-tahun ke depan turun 0,1 poin persentase menjadi 2,8% di bulan Juni.”
อ่านเพิ่มเติม Previous

Risalah FOMC: Mencari Lebih Banyak Penurunan Inflasi di Tengah Meningkatnya Pertumbuhan dan Kekhawatiran Tenaga Kerja – UOB Group

Hal penting yang dapat diambil dari risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) Federal Reserve AS (The Fed) yang berlangsung selama 11/12 Juni 2024, adalah kekhawatiran para pengambil kebijakan The Fed atas lambatnya kemajuan inflasi dibandingkan prakiraan mereka pada Desember (2023) lalu, kata Ekonom Senior UOB Group Alvin Liew.
อ่านเพิ่มเติม Next