Harga Emas Berupaya Memikat Pembeli di Tengah Nada Risiko Positif dan Berkurangnya Spekulasi Penurunan Suku Bunga The Fed

  • Harga emas tidak memiliki aksi beli lanjutan dan dipengaruhi oleh kombinasi kekuatan yang berbeda.
  • Meredanya ketegangan geopolitik terus melemahkan permintaan untuk logam mulia safe haven.
  • IMP AS yang suram pada hari Selasa membebani USD dan memberi dukungan menjelang rilis data makro AS.

Harga emas (XAU/USD) berjuang untuk memanfaatkan kenaikan hari sebelumnya dari level terendah dua pekan – level di bawah angka $2.300 – dan berosilasi dalam kisaran sempit selama sesi Asia pada hari Rabu. Berkurangnya kekhawatiran mengenai eskalasi ketegangan lebih lanjut di Timur Tengah ternyata menjadi faktor kunci yang terus melemahkan logam mulia safe haven. Selain itu, meningkatnya penerimaan bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama di tengah inflasi yang tetap tinggi semakin berkontribusi untuk membatasi kenaikan logam mulia.

Sementara itu, Dolar AS (USD) merana di dekat level terendahnya dalam lebih dari satu pekan setelah rilis IMP AS yang mengecewakan pada hari Selasa, yang menunjukkan bahwa peningkatan ekonomi kehilangan momentum pada awal kuartal kedua. Hal ini, pada gilirannya, terlihat mendukung harga Emas karena para pedagang menanti data makro AS yang penting –laporan PDB Kuartal I dan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) pada hari Kamis dan Jumat. Sementara itu, data Pesanan Barang Tahan Lama AS dapat memberi dorongan untuk XAU/USD hari ini.

Intisari Penggerak Pasar Harian: Harga Emas terus Tertekan oleh Surutnya Permintaan Safe Haven

  • Meredanya kekhawatiran atas ketegangan geopolitik di Timur Tengah tetap mendukung nada risiko yang secara umum positif dan terus menjadi penghalang bagi harga emas safe haven.
  • Komentar hawkish dari pejabat Federal Reserve mengangkat spekulasi bahwa bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga lebih tinggi lebih lama dan semakin melemahkan logam mulia tanpa imbal hasil.
  • Laporan IMP AS yang lebih lemah yang dirilis pada hari Selasa membuat Dolar AS bertahan di dekat level terendah satu setengah pekan, yang terlihat memberi dukungan pada komoditas ini.
  • Indeks Manajer Pembelian (IMP) Komposit S&P Global turun menjadi 50,9 dalam estimasi awal bulan April, menunjukkan bahwa aktivitas bisnis di sektor swasta AS berekspansi dengan laju yang lebih lambat.
  • Sementara itu, IMP Manufaktur S&P Global secara tak terduga turun ke wilayah kontraksi di bulan April, sementara indeks untuk sektor jasa turun ke 50,9 dari 51,7 di bulan Maret.
  • Para pedagang juga lebih memilih untuk absen menjelang data makro utama AS pekan ini, yang dapat mempengaruhi keputusan kebijakan The Fed di masa depan dan memberi dorongan baru untuk XAU/USD.
  • Agenda ekonomi AS hari Rabu menampilkan Pesanan Barang Tahan Lama, meskipun fokus tetap pada laporan PDB Kuartal I dan Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE).

Analisis Teknis: Harga Emas perlu Menemukan Penerimaan di Bawah $2.300 agar Penjual dapat Mengambil Alih Kendali

Dari perspektif teknis, XAU/USD menunjukkan ketahanan di bawah level Fibonacci retracement 23,6% dari reli Februari-April. Pemantulan berikutnya, bersama dengan fakta bahwa osilator pada grafik harian masih bertahan di wilayah positif, memerlukan kewaspadaan para pedagang bearish. Oleh karena itu, akan lebih bijaksana untuk menunggu harga di bawah angka $2.300 sebelum memposisikan diri untuk penurunan yang lebih dalam. Harga Emas kemudian dapat turun ke area $2.260-2.255, atau level Fibo 38,2%, dalam perjalanan menuju support perantara $2.225 dan pertemuan $2.200-2.190, yang terdiri dari level Fibo 50% dan Simple Moving Average (SMA) 50 hari.

Di sisi lain, pergerakan naik lebih lanjut kemungkinan besar akan menghadapi resistance yang kuat dan tetap dibatasi di dekat wilayah $2.350-2.355. Rintangan berikutnya yang relevan dipatok di dekat zona suplai $2.380, yang diikuti oleh angka $2.400 dan puncak sepanjang masa, di dekat area $2.431-2.432. Kekuatan yang berkelanjutan di luar yang terakhir akan dilihat sebagai pemicu baru bagi para pedagang bullish dan menyiapkan panggung untuk perpanjangan dari rally ledakan baru-baru ini yang disaksikan selama sekitar dua bulan terakhir.

USD/SGD Melemah ke 1,3596 Terseret Dolar AS

Menjelang siang hari di sesi perdagangan Asia, USD/SGD melemah ke 1,3596 atau melemah sebesar 0,13%.
Đọc thêm Previous

Analisis Harga GBP/USD: Naik Mendekati 1,2450 meski ada Sentimen Bearish

GBP/USD telah naik selama dua hari berturut-turut, diperdagangkan di sekitar 1,2450 pada perdagangan Asia hari Rabu. Namun, pasangan mata uang ini masih berada di bawah resistance pullback di 1,2518, yang bertepatan dengan batas bawah segitiga turun di 1,2510. Selain itu, Relative Strength Index (RSI) 14-hari berada di bawah level 50, mengindikasikan sentimen bearish.
Đọc thêm Next