USD/KRW Masih Positif di 1.337,86, Tunggu Dorongan dari Keputusan Suku Bunga The Fed pada Hari Rabu
- Dolar AS terus menekan Won Korea Selatan yang pagi ini melemah sebesar 0,12% ke 1.337,86.
- Pengumuman keputusan suku bunga The Fed pada hari Rabu akan mengarahkan pergerakan USD/KRW lebih lanjut.
- Data Izin Mendirikan Bangunan dan Perumahan Baru AS akan diawasi hari ini.
Hampir serupa dengan pergerakan rata-rata mata uang di wilayah Asia, Dolar AS (USD) masih mengungguli Won Korea Selatan (KRW) pada perdagangan di sesi Asia, dengan USD/KRW diperdagangkan di 1.337,86. Sejauh ini pasangan mata uang tersebut terlihat berusaha menuju tertinggi 13 Februari di 1.342,85. Pergerakan naik USD/KRW yang telah berlangsung selama empat sesi ini terdorong oleh Dolar AS yang terus menguat.
Indeks Dolar AS (DXY) pagi ini bergerak di sekitar 103,60 yang didukung oleh kenaikan imbal hasil Treasury AS. Penguatan USD terjadi karena adanya harapan bahwa The Fed akan menahan suku bunga lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama. Pasar berspekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) dapat mengubah dot plot menjadi dua kali penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada tahun ini, berkurang dari dot plot sebelumnya yang menunjukkan akan terjadi pemangkasan tiga kali.
Para investor akan memantau pengumuman keputusan suku bunga The Fed yang dijadwalkan pada hari Rabu untuk mendapatkan isyarat lebih lanjut, hal ini merupakan faktor utama yang dapat mendorong USD dan mengarahkan pergerakan USD/KRW lebih lanjut.
Korea Selatan hanya akan merilis data Indeks Harga Produsen (IHP) tahunan dan bulanan untuk Februari 2024 pada pekan ini di hari Jumat. IHP tahunan bulan Januari 2024 tercatat di 1,3%, dan angka bulanan berada di 0,5%.
Selanjutnya di Amerika Serikat, para pedagang akan memperhatikan data Izin Mendirikan Bangunan dan Perumahan Baru AS bulan Februari akan dirilis pada hari Selasa.