EUR/JPY Menguat di Bawah Pertengahan 162,00-an, Menanti Keputusan Suku Bunga BoJ

  • EUR/JPY bertahan positif di dekat 162,35 di sesi Asia hari Senin.
  • Beberapa pembuat kebijakan ECB memprakirakan penurunan suku bunga pertama pada pertemuan bulan Juni.
  • Pasar memiliki pendapat yang berbeda mengenai apakah BoJ akan menaikkan suku bunga pada bulan Maret atau April.
  • Pertemuan kebijakan moneter Bank of Japan (BoJ) pada hari Selasa akan menjadi acara yang diawasi ketat oleh para pedagang.

Pasangan EUR/JPY diperdagangkan dengan catatan yang lebih kuat di bawah pertengahan 162,00 selama sesi Asia pada hari Senin. Para investor meningkatkan taruhan mereka dengan ekspektasi bahwa Bank of Japan (BoJ) akan mengakhiri kebijakan moneter ultra-dovish pada bulan Maret atau April. Bank sentral Jepang akan mengumumkan keputusan suku bunganya pada hari Selasa. Saat berita ini ditulis, EUR/JPY diperdagangkan di 162,35, turun 0,01% pada hari ini.

Banyak pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) mengantisipasi penurunan suku bunga pertama pada pertemuan bulan Juni. Presiden ECB Christine Lagarde mengisyaratkan bahwa bulan Juni adalah waktu paling awal untuk memangkas suku bunga setelah bank sentral menurunkan perkiraan inflasi dan memperkirakan akan mencapai target 2% pada tahun 2025. Sementara itu, anggota Dewan Gubernur ECB Klaas Knot mengisyaratkan pada bulan Juni untuk pemangkasan suku bunga pertama dan memprakirakan tiga kali pemangkasan suku bunga tahun ini. Pembuat kebijakan ECB Yannis Stournaras menyatakan penurunan suku bunga paling cepat pada bulan Juli, dengan dua kali lagi pada akhir tahun.

Di sisi lain, para analis memiliki pendapat yang berbeda mengenai apakah BoJ akan menaikkan suku bunga di bulan Maret atau di bulan April. Jika terjadi kenaikan suku bunga, bank sentral diproyeksikan akan menaikkan suku bunga sebesar 20 basis poin (bp) menjadi 0,1% dari -0,1%. Ada kemungkinan bahwa BoJ akan menunggu hingga April untuk menaikkan suku bunga, dengan investor memprakirakan 39% kemungkinan BoJ akan menaikkan suku bunga pada hari Selasa. Setiap pernyataan dovish dari para pembuat kebijakan Jepang dapat membebani Yen Jepang (JPY) dan mendorong pasangan EUR/JPY.

Ke depan, para pelaku pasar akan fokus pada Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi (HICP) dan Neraca Perdagangan Zona Euro yang akan dirilis pada hari Senin. Sorotan utama pada hari Selasa adalah keputusan suku bunga BoJ. Selain itu, Survei ZEW dari Jerman dan Zona Euro akan dirilis pada hari Selasa. Para pedagang akan mengambil isyarat dari data tersebut dan menemukan peluang perdagangan di sekitar pasangan EUR/JPY.

Level Teknis EUR/JPY

Tinjauan
Harga terakhir hari ini 162.36
Perubahan harian hari ini -0.02
Perubahan harian hari ini % -0.01
Pembukaan harian hari ini 162.38
 
Tren
SMA 20 Harian 162.31
SMA 50 Harian 161.06
SMA 100 Harian 160.18
SMA 200 Harian 158.63
 
Level
Tinggi Harian Sebelumnya 162.41
Rendah Harian Sebelumnya 161.07
Tinggi Mingguan Sebelumnya 162.41
Rendah Mingguan Sebelumnya 160.22
Tinggi Bulanan Sebelumnya 163.72
Rendah Bulanan Sebelumnya 158.08
Fibonacci Harian 38,2% 161.9
Fibonacci Harian 61,8% 161.58
Pivot Point Harian S1 161.49
Pivot Point Harian S2 160.61
Pivot Point Harian S3 160.16
Pivot Point Harian R1 162.83
Pivot Point Harian R2 163.29
Pivot Point Harian R3 164.17

 

 

AUD/JPY Bullish Berjuang untuk Memanfaatkan Pergerakan Melampaui 98,00, Menunggu BoJ dan RBA pada Hari Selasa

Pasangan AUD/JPY menarik beberapa pembeli untuk 2 hari berturut-turut pada hari Senin, meskipun kesulitan untuk memanfaatkan kenaikan sederhana dalam perdagangan harian di luar angka 98,00. Para pedagang memilih untuk absen menjelang risiko acara bank sentral utama pada hari Selasa, menjamin beberapa kehati-hatian sebelum memposisikan diri untuk perpanjangan pantulan pekan lalu dari level di bawah 97,00, atau lebih dari level terendah satu bulan.
Baca selengkapnya Previous

Analisis Harga EUR/USD: Melayang di Bawah Resistance Psikologis 1,0900

EUR/USD turun mendekati 1,0890 selama jam pasar Asia hari Senin. Pasangan ini menerima tekanan turun karena pasar bersikap hati-hati menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Baca selengkapnya Next