Analisis Harga Perak: XAG/USD Mencoba Pulih dari $22,40 Meskipun Ada Spekulasi Penurunan Suku Bunga The Fed

  • Harga perak menemukan support sementara di dekat $22,40 di tengah ketegangan geopolitik.
  • The Fed diharapkan akan mempertahankan status quo pada pertemuan kebijakan bulan Januari untuk keempat kalinya berturut-turut.
  • Bostic dari The Fed memperingatkan tentang risiko kenaikan inflasi akibat penurunan suku bunga yang terlalu cepat.

Harga perak (XAG/USD) pulih mendekati $22,70 karena Indeks Dolar AS (DXY) berjuang untuk melanjutkan pemulihan dan ketegangan di Timur Tengah terus mendorong arus untuk aset-aset safe haven. Logam mulia ini bangkit kembali dari level terendah dua bulan di $22,43 tetapi masih belum mampu meyakinkan investor bahwa pemulihan yang solid akan segera terjadi.

S&P500 berjangka tetap datar di sesi Asia, menggambarkan sentimen pasar yang berhati-hati. Indeks USD berosilasi di dalam kisaran perdagangan hari Kamis di tengah tidak adanya indikator ekonomi utama. Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun naik mendekati 4,17%.

Sementara itu, investor mengalihkan fokus ke pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) yang akan diumumkan pada 31 Januari. The Fed secara luas diantisipasi akan mempertahankan suku bunga tidak berubah di kisaran 5,25-5,50%. Para investor akan sangat fokus pada panduan mengenai suku bunga karena The Fed sedang mempertimbangkan penurunan suku bunga pertamanya setelah kampanye 'pengetatan suku bunga' yang sangat cepat.

Pada hari Kamis, Presiden The Fed Bank Atlanta Raphael Bostic mengatakan bahwa penurunan suku bunga dapat diumumkan lebih cepat jika bank sentral memiliki bukti yang 'meyakinkan' bahwa inflasi akan kembali ke target 2% pada waktu yang tepat. Bostic memperingatkan bahwa penurunan suku bunga yang terlalu cepat akan mendorong permintaan secara keseluruhan dan mendorong tekanan harga lebih tinggi, yang dapat merusak upaya-upaya yang telah dilakukan untuk menahan inflasi yang membandel.

Analisis Teknis perak

Harga perak berosilasi di dalam pola grafik Descending Triangle dalam skala harian, yang mengindikasikan kontraksi tajam dalam volatilitas. Aset ini melayang di dekat support horizontal dari pola grafik yang disebutkan di atas, yaitu level terendah 13 Desember di $22,50. Garis tren miring ke bawah dari pola kontraksi volatilitas digambarkan dari level tertinggi 3 Desember di $25,92.

Exponential Moving Average (EMA) 20 periode di dekat $23,20 terus bertindak sebagai resistance untuk para pembeli Perak.

Relative Strength Index (RSI) (14) berada pada level make or break. Stabilitas yang meyakinkan di kisaran 20,00-40,00 akan memicu momentum bearish.

Grafik Harian Perak

Grafik Harian Perak

 

EUR/GBP Menguat Mendekati 0,8570 Menjelang Penjualan Ritel Inggris dan IHP Jerman

EUR/GBP pulih dari level terendah Januari di 0,8555 yang tercatat pada hari Kamis. EUR/GBP diperdagangkan lebih tinggi di dekat 0,8570 selama sesi Asi
مزید پڑھیں Previous

Producer Price Index (MoM) Jerman Desember Di Bawah Perkiraan -0.5%: Aktual (-1.2%)

Producer Price Index (MoM) Jerman Desember Di Bawah Perkiraan -0.5%: Aktual (-1.2%)
مزید پڑھیں Next