Harga Emas Diperdagangkan dengan Kenaikan Moderat di Tengah Harapan The Fed yang Dovish, USD yang Lebih Lemah

  • Harga Emas menarik pembeli baru dan membalikkan sebagian penurunan tajam semalam dari rekor puncak.
  • Taruhan penurunan suku bunga The Fed menyeret imbal hasil obligasi AS lebih rendah, yang membebani USD dan memberikan dukungan.
  • Dorongan risk-off lebih lanjut menguntungkan logam mulia menjelang rilis data makro AS minggu ini.

Harga Emas (XAU/USD) mengalami perubahan perdagangan harian yang dramatis pada hari Senin dan mundur hampir $125 setelah rally awal ke level tertinggi baru sepanjang masa, di sekitar area $2.144-2.145. Namun, pullback tajam tersebut terhenti di dekat area $2.020 setelah meningkatnya penerimaan bahwa suku bunga di Amerika Serikat (AS) telah mencapai puncaknya. Selain itu, pasar telah memprakirakan pivot dovish dari Federal Reserve (The Fed) dan peluang yang lebih besar untuk penurunan suku bunga pada Maret 2024.

Sementara itu, ekspektasi dovish The Fed memicu penurunan baru pada imbal hasil obligasi Treasury AS dan gagal membantu Dolar AS (USD) untuk memanfaatkan kenaikan kuat hari sebelumnya ke level tertinggi lebih dari satu minggu. Hal ini, pada gilirannya, dipandang sebagai faktor kunci yang bertindak sebagai pendoorng bagi harga Emas yang tidak memberikan imbal hasil. Selain itu, meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan kesengsaraan Tiongkok mengangkat logam mulia safe haven kembali ke area $2.035 selama sesi Asia pada hari Selasa.

Namun, masih harus dilihat apakah harga Emas dapat memanfaatkan kenaikan perdagangan harian yang moderat karena para pedagang mungkin lebih memilih untuk menunggu dan menahan diri untuk tidak melakukan taruhan terarah baru menjelang rilis makro utama AS minggu ini. Data IMP Jasa ISM dan Lowongan Pekerjaan JOLTS AS akan dirilis pada hari Selasa. Ini akan diikuti oleh laporan ADP mengenai ketenagakerjaan sektor swasta menjelang Nonfarm Payroll (NFP) yang diawasi dengan ketat pada hari Jumat.

Ringkasan Penggerak Pasar Harian: Harga Emas Terus Mendapat Dukungan dari Harapan The Fed yang Dovish dan Nada Risiko yang Lebih Lemah

  • Kombinasi faktor pendukung membantu harga Emas untuk mendapatkan kembali beberapa traksi positif pada hari Selasa dan menghentikan penurunan tajam semalam dari area $2.144-2.145, atau rekor puncak.
  • Risiko geopolitik dan kekhawatiran atas epidemi baru di Tiongkok membayangi survei swasta yang optimis dari Tiongkok, yang menunjukkan bahwa aktivitas bisnis di sektor jasa tumbuh dengan laju yang lebih cepat di bulan November.
  • PMI Jasa Caixin Tiongkok meningkat dari 50,4 di bulan Oktober menjadi 51,5 selama bulan yang dilaporkan, mengalahkan ekspektasi pasar untuk angka 50,8, meskipun masih jauh di bawah level sebelum COVID-19.
  • Terlepas dari pernyataan hawkish Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada hari Jumat, pasar tampaknya yakin bahwa bank sentral AS telah selesai menaikkan suku bunga dan mungkin mulai melonggar pada paruh pertama tahun depan.
  • FedWatch Tool grup CME mengindikasikan peluang hampir 60% untuk penurunan suku bunga oleh The Fed pada Maret tahun 2024, yang menyeret imbal hasil obligasi AS lebih rendah dan menjadi penghalang bagi Dolar AS.
  • Selain itu, kekhawatiran tentang prospek ekonomi global yang semakin suram mengurangi minat investor terhadap aset berisiko dan mendorong beberapa aliran ke logam mulia yang dianggap sebagai safe haven tradisional.
  • Para pedagang saat ini menantikan IMP Jasa ISM AS, yang diprakirakan akan naik ke 52 untuk bulan November dari 51,8 di bulan sebelumnya, untuk beberapa peluang jangka pendek.
  • Namun, fokusnya akan tetap pada rilis rincian ketenagakerjaan bulanan AS, yang dikenal sebagai laporan NFP pada hari Jumat, yang akan menjelaskan lebih banyak tentang kondisi pasar tenaga kerja.

Analisis Teknis: Harga Emas Tampaknya Siap untuk Menguat Lebih Lanjut,Tterjadinya Golden Cross Ikut Berperan

Dari perspektif teknis, penembusan semalam di bawah level retracement Fibonacci 50% dari rally baru-baru ini yang dialami selama tiga minggu terakhir atau lebih, memerlukan kewaspadaan bagi para pedagang bullish. Meskipun begitu, osilator pada grafik harian telah turun dari kondisi overbought dan masih bertahan dengan nyaman di wilayah positif. Selain itu, terjadinya golden cross, dengan Simple Moving Average (SMA) 50-hari naik di atas SMA 200-hari, menunjukkan bahwa jalur termudah untuk harga Emas adalah naik.

Sementara itu, setiap pergerakan naik berikutnya kemungkinan akan menghadapi beberapa resistance di dekat area $2.045-2.046, di atas area tersebut XAU/USD dapat mempercepat momentum dan naik ke rintangan relevan berikutnya di sekitar area $2.070. Beberapa aksi beli lanjutan akan memungkinkan para pembeli untuk merebut kembali angka $2.100. Di sisi lain, area $2.026-2.020 saat ini tampaknya melindungi sisi bawah langsung di depan level Fibo 61,8%, di sekitar zona $2.012 dan angka psikologis $2.000. Penembusan yang meyakinkan di bawah level tersebut akan menunjukkan bahwa harga Emas telah mencapai puncaknya dalam waktu dekat dan membuka jalan untuk beberapa pergerakan penurunan yang berarti.

Harga Dolar AS Minggu Ini

Tabel di bawah ini menunjukkan persentase perubahan Dolar AS (USD) terhadap mata uang utama lainnya minggu ini. Dolar AS adalah yang terlemah terhadap Euro.

  USD EUR GBP CAD AUD JPY NZD CHF
USD   0.42% 0.58% 0.50% 1.49% 0.49% 1.02% 0.52%
EUR -0.44%   0.17% 0.08% 1.09% 0.05% 0.62% 0.11%
GBP -0.61% -0.16%   -0.08% 0.92% -0.09% 0.45% -0.05%
CAD -0.50% -0.08% 0.09%   1.01% -0.02% 0.54% 0.03%
AUD -1.51% -1.09% -0.92% -1.01%   -1.04% -0.47% -0.98%
JPY -0.53% -0.04% 0.28% 0.03% 1.02%   0.59% 0.04%
NZD -1.03% -0.61% -0.45% -0.54% 0.47% -0.55%   -0.51%
CHF -0.55% -0.10% 0.06% -0.03% 0.97% -0.04% 0.50%  

Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar dipilih dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding dipilih dari baris atas. Sebagai contoh, jika Anda memilih Euro dari kolom kiri dan bergerak di sepanjang garis horizontal ke Yen Jepang, persentase perubahan yang ditampilkan di dalam kotak akan menunjukkan EUR (dasar)/JPY (pembanding).

USD/INR Melemah Menjelang Data IMP Jasa India dan AS

Rupee India (INR) diperdagangkan lebih kuat pada hari Selasa karena penurunan harga minyak dan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih rendah. P
了解更多 Previous

Retail Sales (YoY) Singapura Oktober: -0.1% versus Sebelumnya 0.6%

Retail Sales (YoY) Singapura Oktober: -0.1% versus Sebelumnya 0.6%
了解更多 Next