NZD/USD Tidak Membuat Kemajuan di Bawah 0,5900, Menantikan IMP Jasa ISM AS
- NZD/USD kesulitan mendekati 0,5900 menjelang rilis IMP AS.
- The Fed diprakirakan akan menaikkan suku bunga 25 basis poin lagi pada akhir tahun 2023.
- Ketegangan perdagangan AS-Tiongkok memberikan tekanan pada Dolar Selandia Baru (NZD).
NZD/USD bergulat untuk mematahkan penurunan beruntun yang dimulai pada hari Jumat, bertahan di dekat 0,5880 selama sesi Eropa pada hari Rabu. Penguatan Dolar AS (USD) membebani pasangan mata uang ini karena pelaku pasar mengantisipasi Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga pada tingkat yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lama.
Selain itu, pasar mengantisipasi kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) pada akhir tahun 2023. Prospek hawkish ini terus mendukung imbal hasil obligasi Pemerintah AS, yang memberikan kepercayaan kepada pembeli Greenback.
Meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan Tiongkok berpotensi memperkuat kekhawatiran terhadap prospek ekonomi Tiongkok yang suram. Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo mengantisipasi bahwa tidak akan ada revisi terhadap tarif AS pada Tiongkok, yang diberlakukan pada masa pemerintahan Trump hingga peninjauan yang sedang berlangsung oleh Departemen Keuangan AS selesai.
Mengingat eratnya hubungan perdagangan antara Tiongkok dan Selandia Baru, situasi ini berpotensi memberikan tekanan pada Dolar Selandia Baru (NZD) karena kerentanannya terhadap perkembangan perekonomian Tiongkok.
Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Dolar AS (USD) melawan enam mata uang utama lainnya, berada di sekitar 104,70 pada saat penulisan. Imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 10-tahun naik ke 4,26%, naik 1,90%, yang memberikan kontribusi dukungan dalam menopang Dolar AS (USD).
Investor akan mencermati data perekonomian Amerika Serikat (AS) yang akan datang. Rilis IMP Jasa ISM AS untuk bulan Agustus dan IMP S&P Global AS di sesi Amerika Utara akan menjadi data yang signifikan. Rilis data ini akan memberikan wawasan berharga mengenai kondisi ekonomi saat ini di Amerika Serikat dan berpotensi menawarkan arah yang lebih jelas untuk pasangan mata uang NZD/JPY.