WTI Lanjutkan Rally Melampaui $86,40, IMP Jasa ISM AS Dipantau

  • WTI mendapatkan momentum mendekati level tertinggi sejak November.
  • Arab Saudi dan Rusia akan memperpanjang pemangkasan produksi minyak hingga tahun 2023.
  • Kekhawatiran akan perlambatan ekonomi Tiongkok memberikan tekanan pada harga WTI.
  • Para pedagang minyak akan memantau IMP Jasa ISM AS.

Western Texas Intermediate (WTI), patokan minyak mentah AS, diperdagangkan di sekitar level $86,40 sejauh ini pada hari Rabu. Harga WTI memangkas kenaikan setelah mencapai $88,00 untuk pertama kalinya sejak November. Pemangkasan pasokan secara sukarela oleh Arab Saudi dan Rusia menjadi pendorong utama reli WTI.

Harga WTI mencapai level tertinggi tahun berjalan setelah Arab Saudi dan Rusia, eksportir minyak utama dunia menyatakan bahwa mereka akan memperpanjang pemangkasan produksi minyak hingga tahun 2023. Tindakan ini mendorong harga WTI, yang telah naik dalam beberapa minggu terakhir. Pemangkasan ini akan membawa produksi minyak mentah Saudi mendekati 9 juta barel per hari pada bulan Oktober, November, dan Desember, dan akan ditinjau setiap bulan.

Sementara itu, Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak mengatakan pada hari Selasa bahwa Rusia akan mengurangi ekspornya sebesar 300.000 barel per hari hingga akhir tahun 2023.

Di sisi lain, data Tiongkok yang lebih lemah dari ekspektasi pada hari Selasa menarik beberapa penjual. Aktivitas jasa Tiongkok pada bulan Agustus tumbuh pada laju paling lambat dalam delapan bulan. Caixin melaporkan pada hari Selasa bahwa Indeks Manajer Pembelian (IMP) Jasa Tiongkok  turun menjadi 51,8 di bulan Agustus dari 54,1 di bulan Juli. Kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi di Tiongkok mungkin membatasi potensi kenaikan WTI karena Tiongkok adalah importir minyak terbesar di dunia.

Ke depan, para pedagang minyak menunggu IMP Jasa ISM AS yang akan dirilis pada hari Rabu. Selain itu, para pedagang juga akan memperhatikan data Perubahan Stok Minyak Mentah EIA untuk pekan yang berakhir pada tanggal 1 September yang akan dirilis pada hari Rabu. Acara-acara ini dapat berdampak signifikan pada harga WTI dalam mata uang USD. Para pedagang minyak akan mengambil isyarat dari data tersebut dan mencari peluang perdagangan di sekitar harga WTI.

Pembeli USD/CAD Pertahankan Kendali di Sekitar Pertengahan 1,3600-an meski Minyak Naik, BoC Data AS Dipantau

USD/CAD bergerak di sekitar 1,3650 karena apra pembeli beristirahat sejenak di level tertinggi di tahun 2023 menjelang Keputusan Suku Bunga Bank of Ca
Mehr darüber lesen Previous

Takata, BoJ: BoJ harus Merespons Ketidakpastian dengan Cepat dengan Memperhatikan Prospek Ekonomi dan Harga

Anggota dewan Bank of Japan (BoJ) Hajime Takata mengatakan pada hari Rabu, "Saya yakin BoJ harus dengan sabar mempertahankan kebijakan yang mudah meng
Mehr darüber lesen Next