NZD/USD Memantul dari Terendah Tahunan Menuju 0,6000 meski RBNZ Tidak Bertindak, Fokus pada Tiongkok

  • NZD/USD pulih dari level terendah tahun berjalan meskipun RBNZ mempertahankan kebijakan moneter tidak berubah.
  • RBNZ mempertahankan suku bunga acuan di 5,50% seperti yang diharapkan.
  • Kekhawatiran terkait Tiongkok, data AS yang optimis, dan imbal hasil membebani pasangan Kiwi ini tetapi optimisme RBNZ memungkinkan para penjual untuk beristirahat.
  • Konferensi Pers Gubernur RBNZ Orr, Risalah Rapat FOMC dan sentimen Tiongkok ditunggu untuk mendapatkan petunjuk arah yang jelas.

NZD/USD menggambarkan kenaikan 20 poin pada pengumuman kebijakan moneter Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) pada hari Rabu pagi. Dengan demikian, pasangan Kiwi ini mendorong tren turun enam hari sementara memantul dari level terendah tahunan.

Meskipun demikian, RBNZ mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah pada 5,5% tetapi Pernyataan Suku Bunga kuartalan tampak hawkish dan memungkinkan pasangan Kiwi untuk menggambarkan pemantulan korektif dari level terendah tahun berjalan.

Baca juga: Risalah Rapat RBNZ: Komite Setuju bahwa OCR Perlu Tetap pada Level yang Terbatas untuk Masa Mendatang

Terlepas dari langkah RBNZ, pesimisme seputar Tiongkok dan imbal hasil obligasi Treasury AS yang optimis juga menjadi katalis penting bagi para pedagang NZD/USD karena mereka memberikan tekanan turun pada harga akhir-akhir ini.

Meskipun demikian, data Tiongkok yang suram dan penurunan suku bunga yang mengejutkan dari People's Bank of China (PBoC) memperbaharui kekhawatiran terhadap ekonomi negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia ini dan membebani mata uang Antipodean. Pada hari Selasa, People's Bank of China (PBOC), mengejutkan pasar dengan menurunkan suku bunga Medium-term Lending Facility (MLF) satu tahun ke 2,50% dari 2,65% sebelumnya dan suku bunga Standing Lending Facility (SLF), serta memotong Reverse Repo Rate menjadi 1,8% dari 1,9% sebelumnya.

Hal yang sama bergabung dengan Penjualan Ritel bulan Juli yang suram di Tiongkok yang naik 2,5% YoY versus 4,8% yang diperkirakan dan 3,1% sebelumnya, serta Produksi Industri yang berada di 3,7% YoY versus 4,5% yang diprakirakan dan 4,4% sebelumnya, yang menandai kekhawatiran di sekitar Negeri Naga itu dan membebani harga NZD/USD.

Perlu dicatat bahwa pernyataan hawkish dari Presiden Federal Reserve Minneapolis, Neel Kashkari, bergabung dengan pertumbuhan Penjualan Ritel AS yang optimis untuk bulan Juli, 0,7% MoM versus 0,4% yang diprakirakan, juga menambah kekuatan pada bias bearish terhadap pasangan NZD/USD, melalui Dolar AS yang lebih kuat.

Pada halaman yang berbeda, Para analis di lembaga pemeringkat global Fitch Ratings mengatakan kepada CNBC pada hari Selasa bahwa lembaga tersebut dapat menurunkan peringkat beberapa pemberi pinjaman besar, termasuk JPMorgan, seperti yang dilaporkan oleh Reuters, yang pada gilirannya meningkatkan penghindaran risiko dan menyenangkan para penjual Kiwi.

Di tengah-tengah permainan ini, Indeks Dolar AS (DXY) tetap lebih kuat meneyntuh resistance kunci di sekitar 103,30 di level tertinggi bulanan sedangkan indeks-indeks Wall Street ditutup di zona merah dan imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10-tahun berada di sekitar level tertinggi tahunan. Perlu dicatat bahwa S&P500 Futures tetap tidak bergairah pada saat berita ini diturunkan.

Setelah menyaksikan reaksi pasar awal terhadap pengumuman bank sentral Selandia Baru, para trader pasangan NZD/USD akan mengawasi Konferensi Pers Gubernur RBNZ Adrian Orr, yang dijadwalkan pada pukul 03:00 GMT/10:00 WIB, untuk mendapatkan dorongan baru. Di atas semua itu, beberapa tajuk utama seputar kondisi ekonomi Tiongkok dan Risalah rapat kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) akan sangat penting untuk arah yang jelas dari pasangan Kiwi.

Analisis Teknis

Dengan penutupan harian di bawah level terendah Mei di sekitar 0,5985, NZD/USD menjadi berisiko untuk turun menuju puncak awal Oktober 2022 di sekitar 0,5815.

Risalah Rapat RBNZ: Komite Setuju bahwa OCR Perlu Tetap pada Level yang Terbatas untuk Masa Mendatang

Risalah rapat kebijakan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) bulan Agustus menunjukkan bahwa "komite setuju bahwa OCR perlu tetap pada level yang ketat
Đọc thêm Previous

GBP/JPY Mengkonsolidasikan Kenaikan di Atas Level 184,80 Jelang IHK Inggris

Pasangan GBP/JPY mengkonsolidasikan kenaikan baru-baru ini di dekat 184,80 selama sesi Asia hari Rabu. Pasar menjadi berhati-hati menjelang rilis data
Đọc thêm Next