EUR/USD: Momentum Bullish Euro Memudar di Dekat 1,1100 karena ECB Terlihat Mengikuti Fed, PDB AS Juga Dipantau

  • EUR/USD mencetak kenaikan tipis meski turun dari level tertinggi perdagangan harian, naik untuk 2 hari berturut-turut.
  • Dolar AS gagal mendukung kenaikan suku bunga Fed sebesar 0,25%, sinyal untuk bulan September di tengah kekhawatiran semakin dekatnya perubahan kebijakan.
  • Zona Euro yang baru-baru ini bervariasi, data Jerman mendorong ECB untuk menaikkan suku bunga meskipun Lagarde mungkin akan berusaha keras untuk mempertahankan kebijakan yang ketat.
  • PDB AS Q2, Pesanan Barang Tahan Lama juga penting untuk arah yang jelas karena Ketua Fed Powell menolak kekhawatiran dovish.

EUR/USD turun dari level tertinggi dalam perdagangan harian karena berjuang untuk mempertahankan pembeli di sekitar angka 1,1100 menjelang sesi Eropa hari Kamis. Dengan demikian, pasangan Euro tetap lebih kuat untuk 2 hari berturut-turut namun tidak memiliki momentum kenaikan di tengah sentimen yang berhati-hati menjelang keputusan kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (ECB ).

Data pertumbuhan dan inflasi baru-baru ini dari Zona Euro dan Jerman tidak terlalu positif, sebagian besar menunjukkan resesi, yang pada gilirannya membatasi kapasitas ECB untuk meningkatkan suku bunga acuan bahkan jika pasar terlalu hawkish. Meskipun begitu, konsensus menunjukkan bahwa bank sentral blok ini akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 0,25%. Namun, perhatian utama akan tertuju pada pidato Presiden ECB Christine Lagarde karena pasar ingin mengkonfirmasi lintasan suku bunga di masa depan di tengah perbincangan tentang poros kebijakan.

Meskipun demikian, Indeks Dolar AS (DXY) mencetak tren turun selama tiga hari meskipun Federal Reserve (Fed) telah menaikkan suku bunga sebesar 0,25%, serta kesiapan untuk kenaikan suku bunga di bulan September, di tengah kekhawatiran akan berakhirnya pengetatan yang lebih cepat. Yang juga mungkin membebani Greenback adalah ekspektasi pelonggaran lebih lanjut pada data AS, yang pada gilirannya akan menantang The Fed untuk menaikkan suku bunga di bulan September.

Perlu diperhatikan bahwa suku bunga berjangka menandai peningkatan dorongan terhadap kenaikan suku bunga Fed pada bulan September karena FedWatch Tool CME menunjukkan peluang 23% untuk hal yang sama dibandingkan 21% yang terlihat pada hari Selasa dan 13,7% sepekan yang lalu. Namun, peluang kenaikan suku bunga di bulan September sebagian besar nihil di tengah data yang beragam.

Perlu dicatat bahwa Indeks Kepercayaan Konsumen Conference Board (CB) untuk bulan Juli positif namun angka perumahan untuk bulan Juni beragam. Meskipun demikian, petunjuk inflasi dan ketenagakerjaan yang dirilis sebelumnya belum mengesankan dan mendorong Indeks Dolar AS. Meski begitu, Dana Moneter Internasional (IMF) menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS untuk tahun 2023 menjadi 1,8% dari 1,6% yang diharapkan pada bulan April, yang pada gilirannya menantang penjual DXY menjelang pembacaan pertama Produk Domestik Bruto (PDB) AS untuk kuartal kedua (Q2). Meskipun demikian, PDB AS Q2 yang disetahunkan diharapkan akan turun menjadi 1,8% dari 2,0%.

Selain itu, yang juga penting untuk diperhatikan adalah Pesanan Barang Tahan Lama AS untuk bulan Juni, kemungkinan turun menjadi 1,0% dari 1,8% sebelumnya (direvisi), serta Kepercayaan Konsumen GfK Jerman dan Klaim Pengangguran Awal AS.

Analisis Teknikal

Channel bearish satu pekan, saat ini di antara 1,1100 dan 1,0990, membatasi pergerakan EUR/USD menjelang Keputusan Suku Bunga ECB.

 

AUD/USD Menguat di Atas Area 0,6800 karena Melemahnya USD

Pasangan AUD/USD menarik beberapa pembeli dan melonjak di atas area 0,6800 selama sesi Asia pada hari Kamis. Bias penjualan Dolar AS yang berlaku mend
Read more Previous

Survei Kepercayaan Konsumen GFK Jerman Agustus Keluar Sebesar -24.4 Mengungguli Harapan -24.7

Survei Kepercayaan Konsumen GFK Jerman Agustus Keluar Sebesar -24.4 Mengungguli Harapan -24.7
Read more Next