Euro Tampak akan Mengkonsolidasikan Rebound dan Targetkan Kembali 1,1000

  • Euro dalam penawaran beli ringan di area tepat di bawah level 1,1000.
  • Ekuitas di Eropa dibuka dengan defensif pada hari Kamis.
  • EUR/USD diperdagangkan di tertinggi bulanan di dekat 1,1000.
  • Kesaksian kedua Ketua The Fed Powell seharusnya menjaga nada tetap hawkish.
  • Indeks USD (DXY) menantang terendah bulanan di dekat 102,00.

Meskipun sentimen pasar tampaknya condong ke arah risk-off setelah bel pembukaan di benua lama pada hari Kamis, Euro (EUR) kesulitan melanjutkan rebound Rabu dan mendorong EUR/USD untuk diperdagangkan tidak jauh dari penghalang psikologis di 1,1000.

Kenaikan dalam pasangan mata uang ini muncul di balik aksi harga yang sejauh ini tidak meyakinkan di sekitar Greenback, yang pada gilirannya memotivasi Indeks USD (DXY) untuk melayang di sekitar terendah bulanan di lingkungan 102,00.

Dalam skenario yang lebih makro, potensi langkah selanjutnya Federal Reserve dan European Central Bank (ECB) terkait kelanjutan normalisasi kondisi moneter mereka terus menjadi pusat perdebatan seiring dengan meningkatnya spekulasi perlambatan ekonomi di kedua sisi Atlantik.

Kembali ke The Fed, Ketua Powell mengisyaratkan gagasan bahwa lebih banyak yang harus dilakukan untuk mengembalikan inflasi ke target 2,0% The Fed, pada saat dia membuka lebar peluang pengetatan lebih lanjut di semester kedua tahun ini. Mengenai hal ini, konsensus di antara investor memberi sinyal dua kenaikan suku bunga 25 bp lagi atau 50 bp di bulan-bulan ke depan.

Tidak adanya rilis data di Eropa, kalender ekonomi AS akan mengalihkan semua perhatian dengan publikasi Klaim Pengangguran Awal yang seperti biasa, menjelang Indeks Aktivitas Nasional Fed Chicago, Indeks Utama CB, Penjualan Rumah yang Ada dan pidato C. Waller dari FOMC (voter permanen, hawk), M. Bowman dari FOMC (voter permanen, sentris), L. Mester dari Fed Cleveland (voter 2024, hawk) dan T. Barkin dari Fed Richmond (voter 2024, sentris).

Intisari Penggerak Pasar Harian: Euro Bersiap untuk Bergerak di Atas 1,1000

  • Dolar AS menguji support utama 102,00 pada hari Kamis.
  • Pelaku pasar tidak meprakirakan kejutan dalam kesaksian kedua Powell.
  • Kekhawatiran di seputar pemulihan Tiongkok terus membebani sentimen.
  • Kegugupan resesi muncul kembali di balik pengetatan lebih lanjut dalam waktu dekat.
  • Ruang FX terus memantau divergensi ECB-The Fed.

Analisis Teknis: Sisi Atas Selanjutnya Adalah Puncak 2023 di Dekat 1,1100

EUR/USD rebound tajam dan naik ke tertinggi baru mingguan pada hari Rabu. Meskipun demikian, pasangan mata uang ini diprakirakan akan segera menguji kembali penghalang psikologis 1,1000 dan oleh karena itu membuka peluang untuk menantang tertinggi 2023 di 1,1095 (26 April), angka bulat di 1,1100, dan tertinggi mingguan di 1,1184 (31 Maret, 2022), yang didukung oleh SMA 200-minggu, saat ini di 1,1181.

Jika penjual mengambil kendali, support awal muncul di terendah mingguan 1,0891 (20 Juni) sebelum tantangan temporer di SMA 55-hari di 1,0883. Jika level ini ditembus, tidak ada level support signifikan hingga terendah Mei di 1,0635 (31 Mei), diikuti oleh terendah Maret di 1,0516 (15 Maret) dan terendah 2023 di 1,0481 (6 Januari).

Pertanyaan Umum tentang Euro

Apa itu Euro?

Euro adalah mata uang 20 negara Uni Eropa yang tergabung dalam Zona Euro. Euro adalah mata uang kedua yang paling banyak diperdagangkan di dunia setelah Dolar AS. Pada tahun 2022, mata uang ini menyumbang 31% dari seluruh transaksi valuta asing, dengan omset harian rata-rata lebih dari $2,2 triliun per hari.
EUR/USD adalah pasangan mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia, menyumbang sekitar 30% dari semua transaksi, diikuti oleh EUR/JPY (4%), EUR/GBP (3%), dan EUR/AUD (2%).

Apa itu ECB dan bagaimana dampaknya pada Euro?

European Central Bank (ECB) di Frankfurt, Jerman, adalah bank sentral untuk Zona Euro. ECB menetapkan suku bunga dan mengelola kebijakan moneter.
Mandat utama ECB adalah menjaga stabilitas harga, yang berarti mengendalikan inflasi atau menstimulasi pertumbuhan. Alat utamanya adalah menaikkan atau menurunkan suku bunga. Suku bunga yang relatif tinggi – atau ekspektasi suku bunga lebih tinggi – biasanya akan menguntungkan Euro dan sebaliknya.
Dewan Pengatur ECB membuat keputusan kebijakan moneter pada pertemuan yang diadakan delapan kali setahun. Keputusan dibuat oleh para pimpinan bank-bank nasional Zona Euro dan enam anggota tetap, termasuk Presiden ECB, Christine Lagarde.

Bagaimana data inflasi berdampak pada nilai Euro?

Data inflasi Zona Euro, yang diukur dengan Indeks Harga Konsumen yang Diharmonisasi (HICP), merupakan data ekonometrik yang penting untuk Euro. Jika inflasi naik lebih dari yang diprakirakan, terutama jika di atas target 2% ECB, maka ECB harus menaikkan suku bunga untuk mengendalikannya.
Suku bunga yang relatif tinggi dibandingkan dengan rekan-rekan lainnya biasanya akan menguntungkan Euro, karena kondisi ini membuat kawasan ini lebih menarik sebagai tempat bagi investor global untuk memarkir uang mereka.

Bagaimana data ekonomi mempengaruhi nilai Euro?

Rilis data mengukur kesehatan ekonomi dan dapat berdampak pada Euro. Indikator seperti PDB, IMP Manufaktur dan Jasa, ketenagakerjaan, dan survei sentimen konsumen dapat memengaruhi arah mata uang tunggal.
Ekonomi yang kuat baik untuk Euro. Tidak hanya menarik lebih banyak investasi asing, namun juga dapat mendorong ECB untuk menaikkan suku bunga, yang secara langsung akan memperkuat Euro. Sebaliknya, jika data ekonomi lemah, Euro cenderung jatuh.
Data ekonomi untuk empat ekonomi terbesar di kawasan Euro (Jerman, Perancis, Italia, dan Spanyol) sangat penting, karena mereka menyumbang 75% ekonomi Zona Euro.

Bagaimana Neraca Perdagangan berdampak pada Euro?

Rilis data penting lainnya untuk Euro adalah Neraca Perdagangan. Indikator ini mengukur perbedaan antara apa yang diperoleh suatu negara dari ekspor dan apa yang dibelanjakan untuk impor selama periode tertentu.
Jika sebuah negara menghasilkan ekspor yang sangat dicari, maka mata uangnya akan menguat nilainya murni dari permintaan ekstra yang diciptakan dari pembeli asing yang ingin membeli barang-barang ini. Oleh karena itu, Neraca Perdagangan bersih yang positif akan memperkuat mata uang dan sebaliknya untuk neraca negatif.

Analisis Harga USD/JPY: Naik Kembali ke 142,00, Tampak akan Terapresiasi Lebih Lanjut

Pasangan USD/JPY menemukan support di dekat Simple Moving Average (SMA) 100-jam untuk hari kedua berturut-turut pada hari Kamis dan naik kembali ke li
Devamını oku Previous

Kontrak Berjangka Gas Alam: Kenaikan Ekstra Kemungkinan Tidak Terjadi

Data pendahuluan CME Group untuk pasar berjangka gas alam mencatat para pedagang mengurangi posisi open interest mereka untuk sesi lainnya pada hari R
Devamını oku Next