Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Berkonsolidasi Dalam Kisaran, Tetap Rentan di Bawah SMA 100 Hari

  • Harga emas berosilasi dalam kisaran perdagangan sempit di bawah SMA 100 hari sepanjang sesi Asia.
  • Nada risiko yang lebih lembut dan pergerakan harga Dolar AS yang lemah terlihat mendukung logam ini.
  • Prospek hawkish dari bank-bank sentral utama menahan para pedagang bullish untuk memasang posisi agresif.

Harga emas berjuang untuk memanfaatkan kenaikan semalam dari area $1.919, atau level terendah sejak 17 Maret dan berosilasi dalam kisaran perdagangan yang sempit sepanjang sesi Asia pada hari Kamis. XAU/USD saat ini diperdagangkan di sekitar area $1,933, hampir tidak berubah untuk hari ini, dan tampaknya rentan untuk turun lebih jauh.

Kekhawatiran Ekonomi dan Dolar AS yang lebih lemah Mendukung Harga Emas

Kekhawatiran mengenai penurunan ekonomi global terus membebani sentimen investor, yang terlihat dari nada yang secara umum lebih lemah di pasar ekuitas. Selain itu, permintaan Dolar AS (USD) yang lemah dipandang sebagai faktor lain yang mendukung harga Emas sebagai aset safe haven. Faktanya, Indeks USD (DXY), yang melacak Greenback terhadap sekeranjang mata uang, merana di dekat level terendah bulanan setelah ketidakpastian mengenai jalur kenaikan suku bunga Federal Reserve (Fed).

Bank-bank Sentral Utama yang Hawkish Bertindak Sebagai Penghalang Bagi XAU/USD

Faktanya, Ketua Fed Jerome Powell, yang bersaksi di hadapan Komite Jasa Keuangan DPR pada hari Rabu, mencatat bahwa inflasi masih sangat jauh dari target Fed, meskipun mungkin masuk akal untuk menaikkan suku bunga pada kecepatan yang lebih moderat. Namun, Powell menambahkan bahwa perjuangan melawan inflasi masih belum berakhir dan meskipun ada jeda baru-baru ini, para pejabat sepakat bahwa biaya pinjaman kemungkinan akan perlu bergerak lebih tinggi. Hal ini, pada gilirannya, memperkuat ekspektasi untuk setidaknya kenaikan 25 basis poin (bp) di bulan Juli.

Selain itu, pandangan yang lebih hawkish dari bank-bank sentral utama lainnya membuat para investor tetap waspada terhadap harga Emas yang tidak memberikan imbal hasil. Perlu diingat bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) dan Bank of Canada (BoC) secara mengejutkan menaikkan suku bunga sebesar 25 bp di awal bulan ini. Selain itu, Bank Sentral Eropa (ECB) menaikkan suku bunga ke level tertinggi dalam 22 tahun terakhir, sementara Bank of England (BoE) dan Swiss National Bank (SNB) juga diharapkan akan menaikkan suku bunga pada hari Kamis ini.

Bias Masih Terlihat Condong Ke Arah Trader Bearish

Hal ini, pada gilirannya, menunjukkan bahwa jalur dengan resistensi terkecil untuk harga Emas adalah ke arah bawah dan seharusnya menahan para pedagang bullish untuk memasang posisi agresif. Pelaku pasar saat ini menanti kesaksian Powell di hari kedua di hadapan Komite Perbankan Senat. Setiap sinyal mengenai kebijakan moneter akan mempengaruhi USD dan kemungkinan akan mempengaruhi harga Emas. Para trader pada hari Kamis akan lebih lanjut mengambil isyarat dari data Klaim Pengangguran Awal Mingguan dan Penjualan Rumah Baru dari Amerika Serikat (AS).

Prospek Teknikal Harga Emas

Dari perspektif teknikal, penutupan berturut-turut di bawah Simple Moving Average (SMA) 100-hari dapat dilihat sebagai pemicu baru bagi para pedagang bearish dan menambah kepercayaan pada prospek negatif. Selain itu, osilator pada grafik harian bertahan di wilayah bearish dan masih jauh dari zona jenuh jual. Hal ini, pada gilirannya, menunjukkan bahwa jalur dengan resistensi terkecil untuk harga Emas adalah ke arah bawah. Beberapa aksi jual lanjutan di bawah level terendah swing semalam, di sekitar area $1.919, akan menegaskan kembali bias bearish dan menyeret XAU/USD ke level $1.900. Lintasan turun dapat berlanjut lebih jauh menuju support horizontal $1.876-$1.875 sebelum XAU/USD akhirnya turun ke SMA 200 hari yang sangat penting, saat ini di sekitar area $1.840.

Di sisi lain, SMA 100-hari, saat ini dipatok di sekitar zona $1.942, saat ini tampaknya bertindak sebagai penghalang kuat. Pergerakan selanjutnya di luarnya dapat terus menarik pasokan baru dan tetap dibatasi di dekat area $1.962-$1.964. Rintangan berikutnya yang relevan terlihat di dekat zona $1.970-$1.972 di depan wilayah $1.983-$1.985. Kekuatan yang berkelanjutan di luar rintangan tersebut dapat memicu pergerakan short-covering baru, yang memungkinkan harga Emas melampaui batas psikologis $2.000 dan naik lebih jauh menuju resistance $2.010-$2.012.

 

Indeks Dolar AS: DXY Desak Terendah Bulanan di Dekat 102,00 karena The Fed Powell Gagal Mengesankan Pembeli

Indeks Dolar AS (DXY) tetap tertekan di sekitar level terendah dalam satu bulan, yang dicatat pada hari sebelumnya, karena bearish mencari petunjuk ba
Devamını oku Previous

Analisis Harga AUD/USD: Mundur dari Rintangan Mingguan di Dekat 0,6810 Namun Penurunan Tampak Terbatas

AUD/USD gagal memperpanjang pemantulan korektif hari sebelumnya dari level terendah satu pekan, serta Exponential Moving Average (EMA) 100, pada awal
Devamını oku Next