USD/CHF Bertahan di Dekat Support Berusia Tujuh Minggu di Dekat 0,8920, SNB, Fed Powell Diawasi

  • USD/CHF bertahan di level rendah mingguan setelah menghentikan kenaikan beruntun selama tiga hari.
  • Harapan hawkish dari SNB dan kegagalan Ketua The Fed Powell akan mengesankan para pembeli Dolar AS.
  • Pembeli Swiss Franc membutuhkan lebih dari kenaikan suku bunga SNB sebesar 0,25% agar dapat mempertahankan kendali.
  • Kesaksian Powell di depan Komite Perbankan Senat akan memberikan petunjuk tambahan.

USD/CHF tetap tertekan di dekat 0,8925, menyentuh level terendah mingguan pada Kamis pagi setelah mencetak penurunan harian pertama dalam empat hari sebelumnya. Dengan demikian, pasangan Franc Swiss (CHF) beursaha keras untuk menghibur pelemahan Dolar AS menjelang Keputusan Suku Bunga Swiss National Bank (SNB) yang sangat penting.

Pernyataan hawkish dari kesaksian dua tahunan Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell kepada Komite Jasa Keuangan DPR AS gagal akan mengesankan para pembeli Dolar AS karena greenback mencetak pelemahan harian pertama dalam empat hari setelah acara penting tersebut. Alasannya dapat dikaitkan dengan tidak adanya komentar-komentar baru, serta pernyataan yang kontras dari Pejabat The Fed lainnya. Meskipun demikian, Indeks Dolar AS (DXY) turun paling banyak dalam seminggu pada hari sebelumnya, menembus level 102,00 pada saat berita ini ditulis.

Berbicara mengenai testimoni Powell, Powell menganjurkan untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut pada akhir tahun ini. Pengambilan kebijakan ini juga mencontohkan perlambatan mobil di dekat tempat tujuan sambil mengatakan, "Mungkin masuk akal untuk menaikkan suku bunga lebih tinggi, dengan kecepatan yang lebih moderat." Meskipun demikian, Powell The Fed menyebutkan, "Kami masih sangat jauh dari target inflasi kami." Meskipun begitu, sebagian besar pernyataan Powell The Fed merupakan pengulangan dari pernyataan FOMC minggu lalu sehingga gagal untuk membuat para pembeli USD terkesan.

Sementara itu, komentar dari Presiden Federal Reserve Bank of Chicago Austan Goolsbee mendorong imbal hasil obligasi AS dan memicu pelemahan Dolar AS karena dia mengatakan bahwa keputusan minggu lalu adalah keputusan yang sulit baginya. Bank sentral harus "melakukan lebih banyak pengamatan" sebelum kenaikan suku bunga, tambah Goolsbee.

Selain katalis-katalis tersebut, harapan akan stimulus Tiongkok dan ketegangan AS-Tiongkok juga membebani harga USD/CHF, karena statusnya sebagai barometer risiko. Pemangkasan suku bunga oleh People's Bank of China (PBoC) dan pengumuman insentif pajak oleh Kementerian Keuangan Tiongkok mengisyaratkan adanya lebih banyak stimulus dari negara dengan pengguna komoditas terbesar di dunia ini. Namun, kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global dan meningkatnya ketegangan AS-Tiongkok, setelah Beijing membalas kritik Presiden AS Joe Biden terhadap sejawatnya dari Tiongkok itu, membuat Dolar AS dan harga USD/CHF melemah.

Dengan latar belakang ini, indeks-indeks Wall Street ditutup di zona negatif selama tiga hari berturut-turut sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS tetap bertahan setelah hari yang bergejolak. Perlu dicatat bahwa Kontrak Berjangka S&P500 tetap tidak memiliki arah di sesi Asia di tengah hari libur di Tiongkok dan Hong Kong.

Selanjutnya, Keputusan Suku Bunga SNB akan menjadi kunci karena pasar memprakirakan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp), tetapi suku bunga berjangka baru-baru ini menunjukkan lonjakan peluang yang mendukung kenaikan suku bunga sebesar 50 bp. Selain pengumuman suku bunga SNB, konferensi pers Ketua Jordan dan kesaksian putaran kedua Ketua The Fed Powell, kali ini di depan Komite Perbankan Senat, juga akan penting untuk diperhatikan agara mendapatkan petunjuk arah yang jelas.

Analisis teknis

Dengan berbaliknya arah yang jelas dari garis resistance turun berusia delapan hari dan MA-50, masing-masing di dekat 0,8965 dan 0,8980 dalam urutan tersebut, pasangan USD/CHF kemungkinan besar akan menembus garis support terdekat yang membentang dari awal Mei, ke 0,8920 selambat-lambatnya. Perlu dicatat bahwa level terendah mingguan sebelumnya di sekitar 0,8900 juga dapat menguji para penjual sebelum memberikan mereka kendali.

USD/JPY tetap Bertahan di Bawah 142,00, Penurunan Tampak Terbatas

Pasangan USD/JPY melemah selama sesi Asia pada hari Kamis dan menjauh dari level tertinggi baru sejak November 2022, di sekitar area 142,35 yang disen
আরও পড়ুন Previous

Wakil PM Tiongkok He Lifeng Katakan Perkembangan Ekonomi Menunjukkan Momentum yang Baik di Semester 1 2023

"Perkembangan ekonomi Tiongkok menunjukkan momentum yang baik di paruh pertama tahun ini," media Tiongkok Xinhua mengutip pernyataan Wakil Perdana Men
আরও পড়ুন Next