Dolar AS Stabil saat Pedagang Menunggu Data Inflasi, Keputusan Suku Bunga The Fed
- Dolar AS stabil setelah kehilangan pijakan substansial melawan rekan-rekannya pada akhir pekan lalu.
- Para pedagang gelisah menghadapi beberapa data ekonomi AS yang penting dan Keputusan Suku Bunga The Fed dalam agenda.
- Indeks Dolar AS bertahan tepat di atas 103,25 dan jalurnya akan bergantung pada data untuk minggu ini.
Dolar AS (USD) dalam mode tunggu dan lihat pada awal minggu ini dengan para pedagang bersiap menghadapi minggu yang penting setelah kinerja lesu minggu lalu. Sorotan terbesar yang perlu diingat untuk minggu ini adalah angka Indeks Harga Konsumen (IHK) AS pada hari Selasa, Produksi Industri pada hari Kamis dan survei Sentimen Konsumen Michigan pada hari Jumat. Seolah itu belum cukup, para pedagang akan memiliki kesempatan untuk membedah sikap terbaru Federal Reserve (The Fed) AS dalam keputusan suku bunga bulan Juni, termasuk konferensi pers dari Ketua The Fed Jerome Powell, pada hari Rabu.
Untuk hari Senin ini, Indeks Dolar (DXY) menunjukkan sedikit pemulihan setelah merosot lebih rendah pada akhir pekan lalu, turun di bawah 103,25. Di sesi Asia-Pasifik, para pedagang menilai kembali Dolar AS kembali di atas 103,50 saat Senin menunjukkan acara penting, lelang note Treasury 3-tahun dan 10-tahun. Neraca Anggaran Federal untuk bulan Mei juga akan dirilis pada hari Senin.
Intisari Harian: Dolar AS Sebagian Besar Didorong oleh Data Minggu ini
- Diprakirakan tidak banyak komentar menjelang Keputusan Suku Bunga The Fed pada hari Rabu karena para pejabat The Fed berada dalam periode blackout.
- Sentimen selama sesi Asia menunjukkan selera risiko yang ringan, dengan Indeks Topix Jepang naik 0,60% menuju bel penutupan. Indeks Eropa mengambil alih nada positif dengan DAX Jerman naik 0,50% di awal perdagangan, pada saat penulisan.
- Ekuitas berjangka AS menujukkan penutupan mingguan positif pada hari Jumat dan beberapa indeks telah keluar dari pola bearish, menekankan sentimen positif setelah perjanjian plafon utang AS.
- FedWatch Tool CME Group menunjukkan bahwa pasar menilai peluang 30% kenaikan suku bunga untuk bulan Juni dan peluang 85% kenaikan suku bunga di bulan Juli. Jeda minggu ini dapat memicu penurunan lebih lanjut dalam DXY.
- Imbal hasil obligasi Pemerintah AS 10-tahun diperdagangkan di 3,75%. Sedikit lebih rendah sejak Klaim Pengangguran Awal AS menunjukkan kenaikan, di 261.000 dibandingkan 233.000 sebelumnya. Angka-angka tersebut merupakan angka tertinggi kedua untuk tahun ini.
Analisis Teknis Indeks Dolar AS: Penjual USD Memiliki Beberapa Ruang untuk Bergerak
Indeks Dolar AS (DXY) telah mengalami periode yang mengesankan selama dua minggu terakhir dan hampir menyentuh 105,00 pada akhir Mei. Sejak saat itu, DXY telah menahan diri dari menorehkan beberapa tertinggi baru dan menunjukkan pola bearish dengan lower highs dan lower lows. Support berupa Simple Moving Average (SMA) 100-hari dekat 103,00 diprakirakan akan segera diuji.
Untuk sisi atas, 105,47 (SMA 200-hari) masih bertindak sebagai target harga jangka panjang yang harus dicapai, dengan level penting sisi atas berikutnya untuk Indeks Dolar AS berada di 105,00 (level psikologis, statis), dan bertindak sebagai elemen perantara untuk melintasi ruang terbuka.
Untuk sisi bawah, 103,00 (SMA 100-hari) sebagai level support pertama untuk mengonfirmasi perubahan tren. Jika ditembus, perhatikan bagaimana DXY bereaksi di SMA 55-hari di 102,53 untuk menilai penurunan atau kenaikan lebih lanjut.
Pertanyaan Umum tentang The Fed
Apa yang dilakukan oleh Federal Reserve, dan bagaimana dampaknya pada Dolar AS?
Kebijakan moneter di AS dibentuk oleh Federal Reserve (The Fed). The Fed memiliki dua mandat: mencapai stabilitas harga dan mendorong lapangan kerja penuh. Alat utamanya untuk mencapai tujuan ini adalah dengan menyesuaikan suku bunga.
Ketika harga-harga naik terlalu cepat dan inflasi berada di atas target 2% The Fed, maka The Fed akan menaikkan suku bunga, sehingga meningkatkan biaya pinjaman di seluruh perekonomian. Hal ini menyebabkan Dolar AS (USD) menguat karena membuat AS menjadi tempat yang lebih menarik bagi investor internasional untuk memarkir uang mereka.
Ketika inflasi turun di bawah 2% atau Tingkat Pengangguran terlalu tinggi, The Fed dapat menurunkan suku bunga untuk mendorong pinjaman, yang membebani Greenback.
Seberapa sering the Fed mengadakan pertemuan kebijakan moneter?
Federal Reserve (The Fed) mengadakan delapan pertemuan kebijakan dalam setahun, di mana Federal Open Market Committee (FOMC) menilai kondisi ekonomi dan membuat keputusan kebijakan moneter.
FOMC dihadiri oleh dua belas pejabat The Fed – tujuh anggota Dewan Gubernur, presiden Federal Reserve Bank of New York, dan empat dari sebelas presiden Reserve Bank regional, yang menjabat selama satu tahun secara bergilir.
Apa itu Pelonggaran Kuantitatif (QE) dan bagaimana dampaknya pada USD?
Dalam situasi yang ekstrim, Federal Reserve dapat menggunakan kebijakan yang dinamakan Pelonggaran Kuantitatif/Quantitative Easing (QE). QE adalah proses di mana Fed secara substansial meningkatkan aliran kredit dalam sistem keuangan yang macet.
Ini adalah langkah kebijakan non-standar yang digunakan selama krisis atau ketika inflasi sangat rendah. Ini adalah senjata pilihan The Fed selama Krisis Keuangan Hebat pada tahun 2008. Tindakan ini melibatkan The Fed mencetak lebih banyak Dolar dan menggunakannya untuk membeli obligasi bermutu tinggi dari lembaga-lembaga keuangan. QE biasanya melemahkan Dolar AS.
Apa itu Pengetatan Kuantitatif (QT) dan bagaimana dampaknya pada Dolar AS?
Pengetatan Kuantitatif/Quantitative Tightening (QT) adalah proses kebalikan dari QE, di mana Federal Reserve berhenti membeli obligasi dari lembaga-lembaga keuangan dan tidak menginvestasikan kembali pokok obligasi yang jatuh tempo untuk membeli obligasi baru. Hal ini biasanya berdampak positif pada nilai Dolar AS.