Analisis Harga WTI: Terobosan Falling Wedge Dukung Kenaikan Minyak, $77,00 Menjaga Kenaikan Terdekat
- WTI mengambil tawaran beli untuk melanjutkan pemulihan hari sebelumnya dari level terendah tiga pekan.
- Konfirmasi pola grafik bullish, sinyal MACD yang optimis mendukung pembeli minyak.
- Konvergensi SMA 50, SMA 100 muncul sebagai rintangan kenaikan kunci jangka pendek.
Kenaikan minyak mentah WTI menyerang $76,00 pada Jumat pagi, sekitar $76,10 pada saat berita ini ditulis, sekaligus melanjutkan pemulihan hari sebelumnya dari level terendah tiga pekan. Dengan demikian, emas hitam membenarkan konfirmasi pola grafik bullish, yaitu falling wedge, serta sinyal MACD bullish.
Hasilnya, patokan energi ini siap untuk melanjutkan pemulihan terbaru menuju konvergensi SMA-50 dan SMA-100, di dekat $77,00-10.
Namun, beberapa rintangan yang mengelilingi magnet psikologis $80,00 dapat menantang para pembeli WTI di atas $77,10.
Perlu dicatat bahwa target teoritis konfirmasi falling wedge muncul di $81,70. Setelah itu, area resistensi horizontal selama lima pekan di sekitar $82,60-70 dapat membatasi kenaikan komoditas ini lebih lanjut.
Di sisi lain, garis atas wedge tersebut bertindak sebagai garis support terdekat, mendekati $75,80 pada saat berita ini ditulis.
Jika harga turun di bawah $75,80, swing low baru-baru ini di dekat $73,80 dapat bertindak sebagai penyangga sebelum menyoroti area yang terdiri dari posisi terendah yang terlihat sejauh ini pada tahun 2023, mendekati $72,50-70.
Secara keseluruhan, harga minyak mendapatkan kembali kepercayaan pembeli meskipun jalan menuju utara tampak panjang dan bergelombang.
WTI: Grafik Empat Jam

Tren: Diharapkan kenaikan terbatas