EUR/GBP Lanjutkan Pemulihan di Atas 0,8880 Jelang Data Inflasi Jerman dan PDB Inggris

  • EUR/GBP telah naik di atas 0,8880 setelah pergerakan pemulihan karena spekulasi untuk pengetatan kebijakan ECB lebih lanjut semakin meningkat.
  • ECB Knot percaya bahwa inflasi utama Zona Euro telah mencapai puncaknya saat ini di tengah penurunan harga energi.
  • HICP Jerman diprakirakan akan naik ke angka dua digit secara tahunan.

Pasangan EUR/GBP telah melanjutkan pergerakan pemulihan dari 0,8865 di atas resistance penting 0,8880 di sesi Asia. Para pembeli Euro merasakan adanya minat beli di tengah meningkatnya pertaruhan hawkish untuk keputusan suku bunga lebih lanjut oleh Bank Sentral Eropa (ECB).

Penjelasan rinci dari pengambil kebijakan ECB, Klaas Knot, dalam sebuah wawancara dengan MNI Market, menyebutkan bahwa "Inflasi utama telah mencapai puncaknya dan ECB akan mengalihkan fokusnya ke inflasi yang mendasari," seperti yang dilansir oleh Reuters. Para pengambil kebijakan ECB lebih lanjut menyatakan bahwa penurunan tajam harga energi mungkin akan terus membebani tekanan pada inflasi umum. Kontraksi dalam aktivitas ekonomi di Zona Euro akan dangkal dan setelah itu, pemulihan aktivitas akan memberikan bantalan pada Indeks Harga Konsumen (IHK).

Sementara itu, Isabel Schnabel, Anggota Dewan Eksekutif Bank Sentral Eropa (ECB), menulis dalam sebuah siaran pers yang berjudul, 'Kebijakan moneter di masa pandemi dan perang' bahwa momentum inflasi masih 'cukup tinggi', tetapi belum dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai inflasi dan ECB bermaksud untuk menaikkan suku bunga sebesar 50 bp pada bulan Maret.

Dari sisi ekonomi, investor akan secara aktif fokus pada rilis data Inflasi Jerman. Indeks Harmonisasi Harga Konsumen (HICP) tahunan terlihat di 10,0% lebih tinggi dari rilis sebelumnya di 9,6%.

Sementara itu, para pembeli Poundsterling kemungkinan akan menari mengikuti irama data Produk Domestik Bruto (PDB) Inggris (Q4). Menurut estimasi, data PDB tahunan awal diprakirakan akan berekspansi sebesar 0,4% lebih rendah dari rilis sebelumnya sebesar 1,9%. Sementara data kuartalan diprakirakan akan tetap datar dengan kontraksi 0,3%.

 

CEO JP Morgan: Sangat Masuk Akal bagi The Fed untuk Naikkan Suku Bunga ke 5% dan Menunggu Beberapa Saat

Jamie Dimon, Chief Executive Office (CEO) JPMorgan Chase & Co, memperingatkan agar tidak menyatakan kemenangan melawan inflasi terlalu dini, dan mempe
Baca selengkapnya Previous

S&P 500 Futures Didukung Imbal Hasil yang Lebih Lemah, Kekhawatiran atas Tiongkok Mereda

Profil risiko terlihat positif selama awal hari Kamis, bahkan ketika aktivitas pasar tetap suram. Sementara itu, penelusuran katalis utama dari para
Baca selengkapnya Next