Analisis Harga USD/INR: Pulih dengan Kuat dari 81,30 Tetapi Kenaikan Terlihat Dibatasi

  • USD/INR telah menunjukkan aksi beli responsif di tengah pemulihan imbal hasil obligasi pemerintah AS.
  • EMA 20 dan 50 hampir membentuk persilangan bearish di sekitar 82,15.
  • Pergeseran kisaran bearish oleh RSI (14) telah memicu momentum penurunan.

Pasangan USD/INR telah menyaksikan aksi beli responsif untuk mendekati support kritis 81,00 di sesi Asia. Aset Rupee India telah menyaksikan minat beli lagi di tengah pemulihan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Selain itu, pemulihan marjinal dalam Indeks Dolar AS (DXY) telah mendukung USD/INR.

Sementara itu, S&P500 berjangka telah merasakan tekanan jual karena investor telah memangkas posisi beli mereka di Asia setelah tetap bullish dalam tiga sesi perdagangan terakhir. Indeks Dolar AS berupaya untuk menggeser profil perdagangannya di atas resistensi kritis 102,00.

USD/INR telah menyaksikan aksi jual setelah menembus konsolidasi yang terbentuk dalam kisaran 82,56-82,96 pada grafik harian. Pada catatan yang lebih luas, pembentukan pola grafik Double Top di sekitar 83,29 memicu reversal bearish.

Exponential Moving Averages (EMA) 20 dan 50 periode hampir membentuk bear cross di sekitar 82,10, yang akan ditambahkan ke bias penurunan.

Selain itu, Relative Strength Index (RSI) (14) telah bergeser ke dalam kisaran bearish 20,00-40,00, yang mengindikasikan bahwa momentum penurunan solid.

Selanjutnya, terobosan yang menentukan di bawah level terendah Desember di 81,00 akan semakin menyeret aset ini menuju level terendah 23 September di 80,78 diikuti oleh level terendah 11 November di 80,48.

Di sisi lain, pergerakan pemulihan di atas level tertinggi 21 November di sekitar 82,00 akan mendorong aset ini menuju level terendah 15 Desember di 82,42. Jika ditembus akan mengekspos aset ini untuk mencapai tertinggi Januari di sekitar 83,00.

Grafik Harian USD/INR

Grafik Harian USD/INR

 

EUR/USD Terkoreksi dari 1,0860 karena Imbal Hasil Pulih, ECB Melihat Puncak Suku Bunga pada Musim Panas

Pasangan EUR/USD telah merasakan tekanan jual marjinal setelah gagal melampaui resistensi terdekat 1,0860 di sesi Tokyo. Pasangan mata uang utama ini
Read more Previous

BoJ Mengumumkan Operasi Pembelian Obligasi Kedua yang Tidak Direncanakan pada Hari Jumat

Pada hari Jumat, Bank of Japan (BoJ) melakukan operasi pembelian Obligasi Pemerintah Jepang (JGB) kedua yang tidak direncanakan. Baca juga: BoJ mengu
Read more Next