AUD/USD Berusaha Dapatkan Kembali 0,6800 karena Dolar AS Turun Jelang Data Inflasi, The Fed

  • AUD/USD mencetak kenaikan tipis sehingga mengurangi pelemahan harian terbesar dalam sepekan, mendekati level tertinggi dalam perdagangan harian akhir-akhir ini.
  • Kondisi Bisnis NAB Australia, Keyakinan menurun pada bulan November.
  • Pasar global tetap tidak pasti di tengah sentimen yang berhati-hati menjelang data inflasi utama AS.
  • Sinyal awal yang beragam untuk IHK AS, optimisme seputar Tiongkok memperkuat bias bullish.

AUD/USD memperbarui tertinggi dalam perdagangan harian di sekitar 0,6760 karena mengkonsolidasikan pelemahan besar hari sebelumnya selama awal hari Selasa. Dengan demikian, pasangan AUD ini juga mendukung pelemahan Dolar AS menjelang Indeks Harga Konsumen (IHK) utama AS untuk bulan November.

Meskipun demikian, harga pasangan mata uang ini menghentikan tren naik tiga hari pada hari sebelumnya karena Dolar AS diuntungkan dari imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih kuat, serta data kuat hari Jumat yang menunjukkan hasil optimis dari IHK AS.

Meskipun demikian, hasil beragam ekspektasi inflasi AS dari bank Federal Reserve (The Fed) New York dan St Louis tampaknya memikat bias bearish seputar IHK AS dan mendukung kenaikan AUD/USD akhir-akhir ini. Pada hari Senin, Survei Ekspektasi Inflasi Konsumen Federal Reserve (The Fed) New York menyatakan bahwa ekspektasi inflasi 1 tahun ke depan merosot ke level terendah sejak 2021 dan mencetak penurunan terbesar dari bulan ke bulan di November dalam catatan. Prekursor inflasi jangka pendek dari The Fed NY kontras dengan ekspektasi optimis inflasi 5 tahun dan 10 tahun yang dilaporkan oleh data Federal Reserve St. Louis Federal Reserve (FRED). Meskipun demikian, hasil terbaru dari ekspektasi inflasi 5 tahun dan 10 tahun menggambarkan pemulihan masing-masing ke 2,28% dan 2,35%.

Perlu dicatat bahwa data Indeks Harga Produsen (IHP) Amerika Serikat pekan lalu yang suram juga mengisyaratkan inflasi AS yang lebih lemah  tetapi Indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan (UoM), serta IMP Jasa ISM AS dan ekspektasi inflasi dari Survei UoM, menunjukkan data IHK AS yang lebih kuat.

Selain prakiraan inflasi AS yang beragam, optimisme seputar penghapusan bertahap kebijakan Nol-Covid Tiongkok juga membantu para pembeli AUD/USD. Meskipun demikian, pemerintah kota Shanghai mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka akan menganggap semua distrik sebagai "tidak berisiko Covid" mulai Selasa, 13 Desember, seperti yang dilansir oleh Reuters. Sebelumnya pada hari Senin, para pejabat Tiongkok mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan aplikasi yang digunakan untuk melacak kasus virus Korona pada akhir pekan ini.

Sebaliknya, statistik Australia yang suram, kekhawatiran akan perselisihan Tiongkok-Amerika dan harapan hawkish dari The Fed menantang para pembeli AUD/USD.

Sebelumnya pada hari ini, pengukur Keyakinan Bisnis National Australia Bank (NAB) merosot ke -4,0 untuk bulan November versus 5,0 yang diharapkan dan 0,0 sebelumnya. Lebih lanjut, Kondisi Bisnis NAB juga turun ke 20,0 sementara sesuai dengan prakiraan pasar, dibandingkan dengan 22,0 sebelumnya. Di tempat lain, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin menyampaikan ketidaksukaannya atas sanksi AS terhadap dua diplomat mereka pada hari Senin. "Sanksi ilegal ini sangat mempengaruhi hubungan Tiongkok-Amerika," kata Wang seperti yang dikutip Reuters. Di tempat lain, penolakan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk memasok minyak ke negara-negara yang menghormati batas harga yang dipimpin Eropa juga meningkatkan kekhawatiran pasar dan menunjukkan tekanan turun pada harga USD/CHF.

Di tengah permainan ini, imbal hasil obligasi 10-tahun dan dua-tahun pemerintah AS mencetak pelemahan harian pertama dalam empat hari di sekitar 3,59% dan 4,36% sesuai urutan itu sementara Kontrak Berjangka S&P 500 mencetak pelemahan tipis di dekat 4.022 meskipun penutupan Wall Street yang kuat pada hari Senin. Perlu dicatat bahwa harga minyak membaik dan Indeks Dolar AS (DXY) menurun tetapi para pedagang tetap berhati-hati secara keseluruhan.

Selanjutnya, para pedahang AUD/USD dapat menyaksikan pasar yang lesu menjelang rilis inflasi AS. Perlu diamati bahwa IHK AS untuk bulan November kemungkinan akan turun ke 7,3% YoY, dibandingkan angka sebelumnya 7,7%, sementara IHK bulanan mungkin turun ke 0,3% dibandingkan dengan pembacaan sebelumnya 0,4%. Perlu dicatat bahwa IHK non Makanan & Energi tampaknya menjadi kunci dan diprakirakan tidak akan berubah pada 0,3% MoM.

Analisis Teknis

Terlepas dari pemulihan terbaru, AUD/USD tetap bimbang karena pasangan mata uang ini menetap di antara DMA 21 dan garis resistance berusia satu minggu, masing-masing di dekat 0,6730 dan 0,6795.

 

Analisis Harga EUR/USD: Penjual Mengintai di Bawah 1,0550, Incar Koreksi Signifikan

EUR/USD telah reli selama bulan-bulan musim dingin dan memasuki akhir tahun. Namun, ada prospek koreksi bearish sementara itu seperti yang akan diilus
अधिक पढ़ें Previous

Bank-Bank Jepang Dapat Menderita Kerugian Obligasi sebesar $1,1 Triliun jika BoJ Berubah

Mengutip data terbaru dari Asosiasi Bankir Jepang, Bloomberg melaporkan pada hari Selasa, bank-bank di negara itu dapat menderita kerugian pada obliga
अधिक पढ़ें Next