Pembeli AUD/JPY Menyambut Kenaikan Suku Bunga Hawkish RBA untuk Menembus 92,00

  • AUD/JPY melonjak 30+ pip karena RBA mengumumkan kenaikan suku bunga 0,25% dan memperkirakan kenaikan lebih lanjut dalam suku bunga utama.
  • Optimisme hati-hati di pasar juga mendukung bias bullish.
  • Obrolan seputar pengetatan kebijakan moneter BoJ menantang pergerakan naik.

AUD/JPY naik lebih dari 30 pip pada kenaikan suku bunga 0,25% Reserve Bank of Australia (RBA) pada Selasa pagi. Selain kenaikan suku bunga, komentar hawkish dari Pernyataan Suku Bunga RBA juga tampaknya telah mendorong harga AUD/JPY akhir-akhir ini.

RBA sesuai dengan perkiraan pasar yang mengumumkan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp), tetapi penjual yang jinak mengharapkan jeda dalam langkah hawkish bank sentral Australia selama awal 2023.

Baca juga: RBA: Dewan Memperkirakan Akan Meningkatkan Suku Bunga Lebih Lanjut Selama Periode Mendatang

Pasangan AUD/JPY juga mendukung sentimen pasar yang lebih kuat, karena status barometer risikonya. Namun, pembicaraan baru-baru ini mengenai keluarnya Bank of Japan (BoJ) dari kebijakan uang mudah tampaknya telah mengganggu pasangan ini.

Lebih jauh, Reuters mengutip Takeo Hoshi, seorang akademisi yang memiliki hubungan dekat dengan para pembuat kebijakan bank sentral yang sedang menjabat, untuk menyebutkan bahwa Bank of Japan (BoJ) dapat menghilangkan batas imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB) 10-tahun pada tahun 2023 karena meningkatnya peluang bahwa inflasi dan upah akan melebihi ekspektasi. Sebelumnya pada hari itu, Kuroda BoJ menyebutkan bahwa Jepang belum mencapai inflasi 2% yang stabil disertai dengan kenaikan upah. Namun, pembuat kebijakan juga menyatakan, "Setelah target inflasi 2% secara konsisten terpenuhi, akan mempertimbangkan untuk keluar dari kebijakan ultra-longgar."

Sentimen risk-on dapat dikaitkan dengan keraguan atas permainan hawkish The Fed di tengah mundurnya ekspektasi inflasi AS baru-baru ini, serta optimisme seputar kondisi COVID Tiongkok.

Sementara menggambarkan sentimen, S&P 500 Futures mencetak kenaikan 0,20% dalam perdagangan harian di sekitar 4.011 dan menghentikan tren turun tiga hari. Meskipun demikian, imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun memudarkan pemantulan dari level terendah 11 pekan yang terlihat pada Jumat lalu, turun tiga basis poin (bp) menjadi 3,56% pada saat berita ini ditulis.

Selanjutnya, tidak adanya data/peristiwa besar dapat menantang pembeli pasangan AUD/JPY karena para elang BoJ tampaknya menunjukkan kekuatan mereka.

Analisis Teknis

Terobosan sisi atas yang jelas dari rintangan DMA-200, terakhir mendekati 93,00, menjadi penting bagi pembeli AUD/JPY untuk mempertahankan kendali.

 

Analisis Harga GBP/USD: Meredanya Dorongan Risk-Off dan Permintaan Ritel Inggris yang Lebih Kuat Dukung Cable

Pasangan GBP/USD telah melanjutkan pemulihannya di atas resistensi psikologis 1,2200 di sesi Tokyo. Cable memilih pembalikan setelah turun mendekati 1
Đọc thêm Previous

Berita Harga USD/INR: Rupee India Perbarui Terendah Bulanan Di Bawah 82,00 dengan Mata Tertuju pada RBI

Pedagang USD/INR bersiap untuk kenaikan suku bunga Reserve Bank of India (RBI) hari Rabu karena harga melonjak ke level tertinggi satu bulan di dekat
Đọc thêm Next