Kontrak Berjangka Minyak Mentah: Tidak Kesampingkan Pelemahan Ekstra

Open interest di pasar berjangka minyak mentah menyusut untuk sesi kedua berturut-turut pada hari Senin, kali ini sekitar 21,5 ribu kontrak menurut pembacaan pendahuluan dari CME Group. Volume mengikuti dan naik sekitar 79,5 ribu kontrak setelah dua kenaikan harian berturut-turut.

WTI bisa mengunjungi kembali terendah 2022 di dekat $74,00

Harga per barel WTI memulai minggu ini dengan kenaikan marjinal di tengah sesi yang volatil. Aksi harga Senin didukung oleh berkurangnya open interest dan volume dan tidak mengesampingkan penurunan lebih lanjut dalam waktu dekat. Bisa dikatakan, support berikutnya muncul di terendah tahun di $74,30 yang tercatat pada 3 Januari.

Open interest

EUR/USD: Rebound Mungkin Sudah Mencapai Puncaknya di Bawah 1,05 – Crédit Agricole

Para ekonom di Crédit Agricole CIB Research meyakini bahwa pasangan EUR/USD mungkin telah mencapai puncaknya tepat di bawah level 1,05 pekan lalu. Re
Leer más Previous

USD/JPY: Yen akan Rebound dengan Kuat Dalam Jangka Menengah – Wells Fargo

Ekonom di Wells Fargo melihat penguatan mata uang Jepang dalam jangka menengah, menargetkan nilai tukar USD/JPY di 135,00 pada kuartal pertama 2024.
Leer más Next